Can’t find the ‘libpq-fe.h header ketika memasang gem pg (postgresql)

Sebenarnya ini sih iseng-iseng aja, lagi coba Rails (lagi) mau dipasang di Heroku. Berhubung Heroku ga support MySQL , maka dipasanglah PostgreSQL pada mesin ubuntu saya. Untuk pasang postgresql di ubuntu sih gampang, tinggal pake perintah sudo apt-get install postgresql tunggu aja nanti juga selesai sendiri.

selanjutnya adalah memasang gem untuk postresql, perintahnya juga tinggal pake gem install pg , nah disini ada masalah yang muncul, instalasinya gagal. Teranyata ada peringatan

Can't find the 'libpq-fe.h header
*** extconf.rb failed ***
Could not create Makefile due to some reason, probably lack of necessary
libraries and/or headers. Check the mkmf.log file for more details. You may
need configuration options.

untuk mengatasi masalah tersebut, kita harus memasang libpq-dev pada ubuntu kita. Jalankan dengan perintah sudo apt-get install libpq-dev, setelah itu ulangi lagi perintah gem install pg.

Semoga bermanfaat

NB : Ga pake arch, lagi pake ubuntu di vm (vagrant)

Menghubungkan KDE dan Smartphone dengan KDE Connect

Bagi kalian para pengguna smartphone Android dan kaum pecinta KDE, sudah ada aplikasi yang sangat yahud untuk menghubungkan smartphone kalian dengan komputer yang bernama KDE Connect.

Dari namanya sudah terlihat kalo fungsinya adalah menghubungkan KDE dengan smartphone, tetapi tidak hanya sekedar hubungan biasam fitur yang disediakan sangat keren menurut saya. Beberapa fiturnya adalah sebagai berikut Continue reading

Membuat repository local archlinux

Alhamudulillah.. SSD saya bisa di klaim (meski ga gratis sih) dan bisa dipake lagi. Buat yang mau tahu cerita lengkapnya ada di sini http://dudu.web.id/2014/07/ketika-semua-mencapai-batas-kemampuan-mereka/. Nah tugas selanjutnya adalah tugas orang TI yang sebenarnya yaitu install ulang haha.. karena TI adalah singkatan dari Tukang Install.

Seperti bisasa, bukan windows dan bukan mac, saya install distro sebelumnya yaitu “Archlinux“, pilihan distro ini karena yang paling nyaman buat saya (saya belum bisa move on ke distro lain) meskipun awalnya agak ribut pas proses instalasi. Seperti yang sudah diketahui, distro ini adalah distro yang boros kuota internet, kalo pake internet yang kuota based, jangan pake ini dijamin kuota anda jebol. Lha install aja corenya ngambil dari Internet ko. Continue reading

Belajar Symfony : Bundle dan Routing

Masih di sela ke-selo an saya, mempelajari symfony framework. Artikel ini menuliskan kisah-kasih tentang bundle dan routing

Bundle

Ketika menggunakan symfony, kita akan ditemukan dengan istilah yang dinamakan ‘bundle’, Kalau sebelumnya ketika installasi symfony, ada bundle default yang sudah tersedia dengan nama AcmeDemoBundle. Arti dari bundle itu sendiri adalah kumpulan set file-file yang diimplementasikan untuk fitur-fitur tertentu, misalnya untuk blog, forum, account dan sebagainya.
Kita dapat menggunakan demo bundle untuk belajar dan mengembangkan aplikasi ini nanti, atau bisa juga membuat baru. Kalo saya cenderung memilih membuat baru aja, supaya jelas mana yang hasil buatan saya dan mudah untuk saya modifikasi. Continue reading