Posterous will turn off on April 30

ilustrasi sumber : http://cdn.thenextweb.com/files/2010/08/posterous2.jpeg

Hari minggu kemarin di Timeline twitter saya santer tersiar kabar tutupnya layanan posterous mulai 30 April 2012. Setelah saya lihat beritanya memang benar, hal tersebut diumumkan di blog posterous. Perasaan saya terus terang ga terlalu kaget atau gimana, lah wong sebagai blogger partime yang ga ngefull sebagai bloher dihital ya ga terlalu ngaruh.

Saya punya account di posterous, bahkan sudah saya kasih domain sendiri biar cantik di d.wijonarko.web.id isinya sih biasa aja, cerita cerita, sindiran sindiran hehehe..

Yang saya cermati, kenapa setelah dibeli oleh twitter, ko malah ditutup? banyak produk dihital yang setelah diakuisisi oleh media yang lebih besar, bukan menjadi berkembang malah menjadi terbelenggu kelangsungan hidupnya. Contoh saja koprol yang ditutup setelah beberapa tahun dibeli oleh Yahoo (walopun gosipnya komunitas pengembang koprol mau ngembangin lagi).

Apa ini yang disebut seleksi alam? ketika sebuah produk digital, bisa juga dibilang startup yang masih baru muncul akan “termakan” oleh media yang lain? Solusinya bagaimana? saya juga kurang tahu, yang jelas adalah kreatifitas dibelakang segalanya. Banyak startup-startup yang akan dan sedang berguguran, dikarenakan berbagai macam hal.

Yang akan saya lanjutkan ya memindahkan konten di d.wijonarko.web.id ke penyedia layanan blog yang lain ga tau deh yang mana. Yang jelas pilih yang gratisan saja lah.

Barusan muter-muter ada caranya memindahkan konten dari posterous ke wordpress (tapi bukan yang self hosted) di sini. Makasih @OomYahya